Rest In Peace Wawan Juanda
masih teringat ketika saya mewawancarai anda, berbincang bincang sembari meminum teh tawar yang hangat. anda berkata bahwa "budaya tak bisa dilihat dari segi fisik saja, melainkan perlu pemikiran yang mendalam dan pemahaman."
Selamat jalan budayawan hebat asal Bandung, kembali pada sang khalik
Senin, 05 Juli 2010
Selasa, 29 Juni 2010
Jika disimpulkan bahwa ini adalah hal kecil. memang saya yang telat langkah. entah kenapa atau mengapa, mungkin karena lantunan dari lagu Radiohead yang berjudul Creep sehingga muncul kata weirdo dalam benak saya ?.
sudahlah nak, jangan terlalu berlarut. ini hanyalah titik nadir belaka.
terbangun tidurku, mimpiku dan derasnya keringatku. aku bertanya dengan pikiran yang tolol. "Ada apa ini ? tanda tanya besar !."
sudahlah nak, jangan terlalu berlarut. ini hanyalah titik nadir belaka.
terbangun tidurku, mimpiku dan derasnya keringatku. aku bertanya dengan pikiran yang tolol. "Ada apa ini ? tanda tanya besar !."
Selasa, 22 Juni 2010
Hmm. . .
Sekedar bercerita sedikit untuk hari ini. Momen kedatangan misi akhirnya datang juga setelah cukup lama menunggu. Walau baru satu saja yang tertuntaskan, namun gelak tawa menjadi penghadir pada hari itu.
"hey sekubik abu, akhirnya saya menemukanmu setelah lama mencarimu dan sesegeralah saya hinggap di teras depanmu itu."
menemukan sang momen, dibalik ringkihnya tubuh ini. Sembari makan nasi goreng pedas yang membuat perut sakit. Bahkan merokok pun tak nyaman.
Sekedar bercerita sedikit untuk hari ini. Momen kedatangan misi akhirnya datang juga setelah cukup lama menunggu. Walau baru satu saja yang tertuntaskan, namun gelak tawa menjadi penghadir pada hari itu.
"hey sekubik abu, akhirnya saya menemukanmu setelah lama mencarimu dan sesegeralah saya hinggap di teras depanmu itu."
menemukan sang momen, dibalik ringkihnya tubuh ini. Sembari makan nasi goreng pedas yang membuat perut sakit. Bahkan merokok pun tak nyaman.
Sabtu, 19 Juni 2010
Rabu, 16 Juni 2010
terbangun di siang hari seperti biasa, dengan wajah dan rabut yang berminyak. kunikmati sengatan cahaya sembari menggaruk si 'male' ku ini.
disisi lain tersadar ku dengar, "karena saya tak bisa mencuri hatimu yang sudah dimiliki orang lain." begitulah ucapan yang keluar dari layar kaca di kamar brantakanku ini.
sajak bangun tidur di siang hari, sembari menunggu panasnya kopi dan mencari bala-bala.
disisi lain tersadar ku dengar, "karena saya tak bisa mencuri hatimu yang sudah dimiliki orang lain." begitulah ucapan yang keluar dari layar kaca di kamar brantakanku ini.
sajak bangun tidur di siang hari, sembari menunggu panasnya kopi dan mencari bala-bala.
Langganan:
Komentar (Atom)
